Tag: Kegiatan

Marching Band SD Al Kautsar Mengiringi Pembukaan TPA Roudhotul Jannah

Barang kali anda sudah tidak asing dengan TPA, ya TPA adalah taman pendidikan qur’an, yang dinamakan taman adalah suatu tempat yang indah, penuh dengan hal-hal yang menarik selanjutnya pendidikan adalah berarti pengajaran, memberikan transfer ilmu kepada santriwan-santriwati. Al-qur’an adalah suatu firman allah berupa kitab suci yang diturunkan kepada rasulullah shalallahu ‘alaihi was salam dan sebagai pedoman hidup untuk umat islam,sehingga dari sini seorang ustadz-ustadzah dituntut untuk bisa memberikan pengajaran dengan hikmah kepada santriwan-santriwati.

Pada tanggal 31 Januari 2014, Marching Band SD Al Kautsar mengikuti kirap dalam pembukaan TPA Roudhotul Jannah di Perumahan Graha Candi Permai Kota Pasuruan. Para pasukan marching band mengililingi perumhan tersebut dengan nada – nada merdu yang dimainkan dalam marching band tersebut. Tabuhan peralatan drum mulai Bass Drum, Snare, Cymbal, Marching Bell, Dan tiupan pianika dan terompet sangat apik dimainkan oleh siswa – siswi SD Al Kautsar. Tidak hanya itu Gita Pati juga sangat hebat memainkan tongkat mayoret.

 

Berikut foto foto dalam kegiatan tersebut :

_MG_0848 copy

 Foto Bersama para pemengang bendera

_MG_0851 copyPersiapan sebelum memulai kirap

_MG_0868 copyDengan sigap para pemain pianika siap memulai acara tersebut

_MG_0921 copyPara Pemain trompet juga tak kalah sigap dengan pemain pianika

_MG_0947 copyFoto Bersama dengan Gitapati Pak Khamim (Paling Kiri) dan Pak Yatno (Paling Kanan)

Ekskul Fotografy : “Levitation”

Levitation (dari bahasa Latin “ringan” levitas) adalah proses dimana objek dihentikan oleh kekuatan fisik melawan gravitasi, dalam posisi stabil tanpa kontak fisik yang solid. Sejumlah teknik yang berbeda telah dikembangkan untuk melayang materi, termasuk metode levitasi aerodinamis, magnet, akustik, elektromagnetik, elektrostatik, film gas, dan optik. (wikipedia)
Levitasi photography adalah sebuah trik dalam dunia fotografi dimana fotografer dapat mendapatkan gambar dari seseorang dengan efek melayang. Di Indonesia mungkin belum banyak yang mengenal trik ini karena sosialisasi mungkin yang kurang.
Tetapi bagi seorang Natsumi Hayashi dalam sebuah Facebook-nya mungkin akan sedikit memberi inspirasi untuk fotografi jenis levitasi . Teknik dasarnya adalah dengan menyetel kamera DSLR dengan mode burst (continues shooting) dimana dalam mode ini sekali jepretan bisa menghasilkan beberapa gambar. Model dalam fotografi jenis ini harus melompat-lompat kemudian saat diambil dengan kamera kemudian gambar dari hasil jepretan dipilih yang paling baik. Model dalam sebuah teknik levitasi harus kelihatan rileks.

DSC_0325 copy
Model Rafi Foto by : Elang

DSC_0359 copy

Model Rafi dan Dysa Foto by Elang

Idul Adha di Lingkungan Masjid Al Kautsar

Kata Idul Adha artinya kembali kepada semangat berkurban. Idul Adha berupa kesadaran sejarah akan kehambaan yang dicapai Nabi Ibrahim A.S dan Nabi Ismail alaihimus salam. Karenanya di hari tersebut ibadah yang paling utama adalah menyembelih kurban sebagai bantuan terhadap orang-orang miskin. Dalam surah Ash Shaffat 100-111, Allah swt. menggambarkan kejujuran nabi Ibrahim dalam melaksanakan ibadah kurban. Indikatornya dua hal:

Pertama, al istijabah al fauriyah yakni kesigapannya dalam melaksanakan perintah Allah sampai pun harus menyembelih putra kesayangannya. Ini nampak ketika Nabi Ibrahim A.S langsung menemui putranya Ismail begitu mendapatkan perintah untuk
menyembelihnya. Di saat yang sama ia langsung menawarkan perintah tersebut kepadanya.

Allah berfirman:
“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai
anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!”

Dan ternyata al istijabah al fauriyah ini nampak juga pada diri Ismail ketika menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”

Kedua, shidqul istislam yakni kejujuran dalam melaksanakan perintah. Allah berfirman:
“Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya).”

Inilah pemandangan yang sangat menegangkan. Bayangkan seorang ayah dengan jujur sedang siap-siap melakukan penyembelihan. Tanpa sedikitpun ragu. Kata aslamaa yang artinya keduanya berserah diri menunjukkan makna bahwa penyerahan diri tersebut tidak hanya terjadi sepihak, melainkan kedua belah pihak baik dari Ibrahim maupun Ismail. Di sanalah
hakikat kehambaan benar-benar nampak. Bahwa sang hamba tidak ada pilihan kecuali patuh secara tulus kepada Tuhannya. Suatu teladan kehambaan yang harus ditiru setiap orang beriman yang berjuang menuju derajat kehambaan. Karenanya pada
ayat 100 setelah itu, Allah SWT menegaskan bahwa keduanya benar-benar hamba-Nya, Allah berfirman: “Sesungguhnya ia
termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.” Dari sini nampak bahwa untuk mencapai derajat kehambaan
sejati, tidak ada lain kecuali dengan membuktikan al
istijabah al fauriyyah dan shidqul istislam. Nabi Ibrahim dan nabi Ismail telah membuktikan kedua hal tersebut. Allah swt. yang Maha
Mengetahui telah merekamnya.

Kisah diatas adalah kisah singkat pengorbanan paling mulia dalah sejarah umat manusia

Alhamdulillah lingkungan Masjid  Al Kautsar (Masjid, TK, dan SD Al Kautsar) pada hari Selasa tanggal 15 Oktober 2013 menyembelih 4 ekor sapi, 35 ekor kambing dalam kegiata penyembelihan hewan qurban di hari raya haji atau Idul Adha

DSC07224

Daging dalam penyembelihan tersebut di distribusikan ke warga sekitar lingkungan masjid Al Kautsar, Panti Asuhan di wilayah kota dan kabupaten Pasuruan. Tukang becak antar jemput siswa, Guru dan Karyawan

DSC07225

Keluarga besar Masjid, TK dan SD Al Kautsar mengucapkan terimakasih kepada Bapak/Ibu yang telah mempercayakan penyembelihan hewan qurban kepada Keluarga besar Al Kautsar. Semoga Amal Ibadah Bapak/Ibu diterima oleh Allah SWT dan menjadi penolong di hari kiamat nanti, Amin




Lebih Banyak Pilihan Ekskul

Ekstrakurikuler (disingkat ekskul red) adalah kegiatan yang dilakukan siswa sekolah atau universitas, di luar jam belajar kurikulum standar. Kegiatan-kegiatan ini ada pada setiap jenjang pendidikan dari sekolah dasarsampai universitas. Kegiatan ekstrakurikuler ditujukan agar siswa dapat mengembangkan kepribadian, bakat, dan kemampuannya di berbagai bidang di luar bidang akademik. Kegiatan ini diadakan secara swadaya dari pihak sekolah maupun siswa-siswi itu sendiri untuk merintis kegiatan di luar jam pelajaran sekolah.

Ada banyak sekali manfaat dari ekskul ini antara lain :

  • Berpartisipasi dalam kegiatan lain setelah sekolah dapat membantu anak menentukan prioritas dan membagi waktu antara pekerjaan rumah, tugas sekolah, dan kegiatan lain di luar rumah.
  • Jika anak menyukai kegiatan ekstrakurikuler tertentu, misalnya basket, mereka pastinya menyadari bahwa memerlukan komitmen dan kedisiplinan yang kuat untuk menguasainya. Disini mereka akan belajar untuk menentukan tujuan dan lebih disiplin.
  • Sikap keingin-tahuan anak terhadap hal-hal baru akan mendorong mereka untuk lebih bereksplorasi, mencoba tantangan baru, mendapat teman baru, dan membangun kepercayaan diri.
  • Diluar kelas biasanya anak akan lebih mudah mengekspresikan sisi emosionalnya. Hal ini akan memberikan kesenangan dari diri si anak yang akan dapat menyeimbangkan otak kiri dan otak kanannya.
  • Berhubungan dengan orang-orang dalam satu klub ekstrakurikuler akan membantu nak mengasah keterampilan kepemimpinan, inisiatif, dan perencanaan.
  • Jenny Edmonds di Murdoch University School of Psychology mengatakan kegiatan ekstrakurikuler penting untuk sosialisasi. “Anak-anak belajar untuk menguasasi keterampilan formal seperti berhubungan dengan temannya, bermain baik secara individu maupun kerjasama tim. Ini tentunya akan membantu anak menghadapi kehidupan dan menyesuaikan dalam kehidupan orang dewasa nantinya.
  • Ikut ambil bagian dalam komunitas dapat meningkatkan harga diri anak, kebahagiaan dan mengajarkan anak akan nilai-nilai yang ada dalam komunitas tersebut. Ini penting bagi kesiapan anak pada saat terjun dalam kehidupan bermasyarakat nanti.

Dalam kegiatan ekstrakurikuler  ini untuk meningkatkan bakat – bakat siswa – siswi ,SD Al Kautsar memberikan banyak pilihan dalam mengikuti ekskul, pilihan ekskul tersebut adalah :

1. Pramuka (III, IV, V)

2.Seni Tari (I, II ,III)

3.Piano dan Orgen (III, IV, V, VI)

4. Qiroat (III ,IV ,V ,VI)

5. Pidato (III, IV, V, VI)

6. Tapak Suci (Semua Kelas)

7. Al Banjari (III, IV, V, VI)

8. Fotografi (IV, V, VI)

9. MarchingBand (IV, V)

10. Sepak Bola (Semua Kelas)

11. Robotic (Semua Kelas)

Selamat memilih ekskul favorit kalian