Siswa-siswi Kelas 5 Berkunjung ke Kampung Wisata Keramik Dinoyo

Rabu, 14 Maret 2018 agenda semester genap kali ini untuk PLK kelas 5 mengadakan kunjungan ke Kampung Wisata Keramik Dinoyo. Pukul 05.30 siswa sudah berkumpul di sekolah dengan disambut oleh guru kelas masing-masing. Setelah arahan dari Bapak Kepala Sekolah Suyatno S.Pd tepat pukul 06.00 rombongan berangkat. Seluruh siswa kelas 5  yang ikut berjumlah 156 anak dengan menggunakan empat bus. Satu bus berisi panitia dan orangtua siswa.

Pukul 09.00 WIB kami rombongan tiba di Kampung Wisata Keramik Dinoyo. Memasuki wilayah kampung wisata ini, memang ada yang baru dari penampilannya saat ini. Tepat di jalur masuk area kampung, kami rombongan disambut dengan taman kecil yang bertuliskan ‘Kampung Wisata Keramik Dinoyo’. Para siswa disambut petugas dari pabrik keramik. Rombongan diarahkan ke tempat produksi melihat cara pembuatan keramik. Dari proses pengolahan bahan, penyaringan, pencetakkan, penghalusan, pewarnaan sampai pada akhirnya proses pembakaran. Setelah melihat proses pembuatan keramik kami diarahkan menuju tempat berbagai macam produk keramik mulai guci, vas bunga, cangkir, gelas dan gantungan kunci yang bentuknya lucu-lucu.

Pembelajaran berikutnya dilanjutkan menuju ruang pabrik keramik yang sudah tidak dipakai lagi. Ruangnya sangat luas. Seluruh siswa berkumpul secara berkelompok dan dibagikan kramik yang setengah jadi. Mereka disediakan beberapa cat dan kuas untuk membuat desain pada permukaan keramik gelas sesuai kreasinya sendiri.  Mereka sangat antusias dan senang sekali saat menggambar motif. Ada yang menuliskan nama mereka, gambar bunga ataupun abstrak sesuai kreasi mereka. Mereka sangat bangga dan senang dengan hasil karyanya.

Waktu menunjukkan pukul 11.30 WIB rombongan melanjutkan perjalanan menuju ke Hawai Waterpark Malang. Setiba di Hawai seluruh siswa diarahkan ke lokasi Dinosaurus Park di sana terdapat berbagai macam dinosaurus tiruan seperti brontosaurus, tyrex, ptearnodon. Semua bisa bergerak dan  bersuara. Selain dinosaurus juga ada beberapa contoh patung manusia purba. Usai berkeliling dilanjutkan dengan istirahat makan lalu shalat Dhuhur.

Tepat pukul 14.00 seluruh anak-anak berenang. Mencoba sensasi di kolam tsunami yang mengasyikkan. Ada ombak bergulung-gulung besar bagaikan tsunami. Mereka tetap dalam pengawasan guru. Setelah itu bermain bebas, ada yang berenang dengan ban, berseluncur. Tepat pukul 17.00 rombongan bersiap kembali ke Pasuruan.

Semoga dengan kegiatan ini para siswa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan tambahan. Dan ilmu yang diterima dapat bermanfaat. Amiinnn…

Post author

Leave a Reply