Category: Kegiatan

Kunjungan SD Al Kautsar ke Markas TNI Al Surabaya

Rabu, 7 Mei 2014 Kelas 5 SD Al Kautsar berkunjung ke tempat Markas TNI AL di Surabaya yang berpusat di Tanjung Perak Surabaya, untuk mengetahui kapal – kapal cangih yang digunakan oleh TNI AL dalam peperangan.

Sebelum ke  markas TNI AL siswa – siswi berkunjung ke Museum TNI al yang disebut Loka Jala Crana, museum tersebut  didirikan pada tanggal 19 September 1969, dengan nama Museum Akabri Bagian Laut, yang diresmikan oleh Ibu R. Mulyadi. Sesuai dengan namanya semula “ hanya diperuntukkan bagi Taruna Akabri Bagian Laut” sebagai media pembelajaran sejarah. Seiring dengan perkembangannya Museum ini diganti nama menjadi Museum TNI AL pada tanggal 10 Juli 1973. Pada 6 Oktober 1979 namanya diubah lagi menjadi Museum Loka Jala Crana.

Yang unik di museum tersebut yaitu ada planetarium, yang mana di Indonesia hanya punya 3 planetarium, planetarium adalah gedung teater untuk memperagakan simulasi susunan bintang dan benda-benda langit. Atap gedung biasanya berbentuk kubah setengah lingkaran. Di planetarium, siswa-siswi SD Al Kautsar  bisa belajar mengenai pergerakan benda-benda langit di malam hari dari berbagai tempat di bumi dan sejarah alam semesta. Planetarium berbeda dari observatorium. Kubah planetarium tidak bisa dibuka untuk meneropong bintang.

Berikut foto-foto kegiatan

SD Al KautsarSejarah singkat yang disampaikan oleh pemandu dari Museum Jala Loca Crana

IMG_0691 copy

Mengenal benda benda di langit di ruangan setengah lingkaran atau planetarium

IMG_0748 copy

Diatas KRI Dewantara siswa – siswi melakukan pengamatan terhadap kapal tersebut

IMG_0763 copy

Tanya Jawab siswi SD Al Kautsar kepada salah satu  ABK KRI Dewantara

IMG_0792 copy

Dibawah kaki Monumen Jalesveva Jayamahe

IMG_0807 copy

Foto bersama dibawah Monumen Jalesveva Jayamahe

Semoga dalam kunjungan tersebut dapat menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman untuk siswa- siswi kelas 5 pada umumnya.

Parade Surya Senja di Gedung Grahadi Surabaya

Usia Marching Band “Mentari” SD Al Kautsar masih seumur jagung, tetapi dalam prestasi Marching Band Mentari SD Al Kautsar tidak bisa dilihat dengan mata sebelah pasalnya Marching Band Mentari sudah banyak tampil diberbagai event mulai dari Kota Pasuruan sendiri yaitu Pesona Fashion On the Street dan yang terbaru yaitu Parade Surya Senja di Gedung Grahadi Surabaya tanggal 17 April 2014.

Diawali dengan Gladih Bersih tanggal 16 April 2014 siswa-siswa SD Al Kautsar sangat semangat untuk mengikuti Parade Surya Senja, meskipun Kota Surabaya di guyur hujan beberapa kali tapi tidak menciutkan antusias siswa – siswi SD Al Kautsar yang mengikuti Drumband.

Marching Band SD Al Kautsar 2

Gladih Bersih di Lapangan Gedung Grahadi Surabaya

Marching Band SD Al Kautsar 3

Dikarenakan rumput basah setelah guyuran hujan siswa – siswi SD Al kautsar tidak menggunakan alas kaki

Marching Band SD Al Kautsar 4

Briefing sejenak bersama Pak Adam pelatih Drumband SD Al kautsar

Pada tanggal 17 April 2014 tepat pukul 15.30 acara Parade Surya Senja sudah dimulai diawali dengan iringan Drumband dari beberapa TK di Provinsi Jatim. Marching Band SD Al Kautsar tampil pada urutan ke 7 setelah Marching Band TK Berakhir. Tampil dengan percaya diri Marching Band Mentari SD Al Kautsar mengitari Lapangan Gedung Grahadi diiringi lagu Mars PDBI.

Marching Band SD AL Kautsar5

Koreographer yang memukau penonton, yang ditunjukan Marching Band Mentari

IMG_0372 copy

Lagu yang dibawakan oleh Marching Band Mentari  yaitu : Sang Surya, Lir Ilir, Gundul Gundul Pacul, Mars PDBI

Marching Band SD AL Kautsar6

Cindramata  diberikan dari Ketua Balitbang  Kepada Gitapati Anisa

Bapak Suyatno

Bapak  Kepala SD Al kautsar Mengikuti upcara penurunan bendera

Tepat pukul 17.00 atraksi marching band selesai dan berganti dengan upacara penurunan Sang Merah Putih. Siswa-siswi SD Al Kautsar yang mengikuti Marching band bersiap pula untuk mengikuti upacara penurunan bendera Sang merah putih. Bersamaan dengan menghilangnya mentari dari batas cakrawala, usai sudah lah serangkaian acara dalam Parade Senja, berlanjut dengan bedug Maghrib yang membahana―menandakan Sholat Magrib Telah tiba.

Outdoor Study @Museum Brawijaya dan @EcoGreen Batu

Pembelajaran diluar kelas sungguh mengaksikan, dikarenakan siswa dapat berekplorasi dan tidak terpaku oleh teori pelajaran semata. Dimana Eksplorasi adalah suatu metode/ cara dalam proses belajar mengajar dengan mengunjungi tempat-tempat yang lokasinya dekat atau jauh guna mencari pengetahuan yang berkaitan dengan meteri. Materi yang dimaksud adalah materi yang yang berkaitan dengan lingkungan alam sekitar. Jadi dalam metode eksplorasi lingkungan sebagai sumber belajar, siswa diharap bisa belajar melalui alam beserta fenomenanya.

SD Al Kautsar pada tanggal 26 Maret 2014 Kelas VI melakukan pembelajaran di luar kelas yaitu di Museum Brawijaya dan EcoGreen di Kota Malang.

Di Museum Brawijaya siswa kelas 4 dipandu oleh pemandu wisata dari Museum Brawijaya mengenal benda benda bersejarah dari tempat tersebut mulai dari senjata api, gerbong maut, surat yang pernah di tulis oleh Bapak Plokamator yaitu Ir. Sukarno, dan masih banyak yang di pelajari siswa – siswi kelas 4.

SD Al Kautsar Pembelajaran di luar kelas 2

Kedatangan siswa SD Al Kautsar di Museum Brawijaya

SD Al Kautsar Pembelajaran di luar kelas 1

siswa – siswi sangat antusias ketika di jelaskan oleh pemandu dari Museum Brawijaya

SD Al Kautsar Pembelajaran diluar kelas 4

Siswa – siswi diperkenalkan senjati api oleh pemandu wisata

SD Al Kautsar Pembelajaran diluar kelas 5

Abel siswa kelas IV A mencoba senjati api

Setelah ke Museum Brawijaya siswa – siswi SD Al Kautsar melanjutkan lagi perjalanan ke Kota Batu tepatnya di EcoGreen disana banyak pembelajaran berharaga tentang alam, binatang, dan teknologi.

SD Al Kautsar Pembelajaran diluar kelas 6

Siswa – siswi SD Al Kautsar di pandu oleh pemandu wisata dari Ecogreen

SD Al Kautsar Pembelajaran diluar kelas 7

Memberikan makan ikan koi, di kolam  ecogreen

IMG_0007 copy

Memberikan makan burung secara langsung, momoent yang tak terlupakan

Semoga dalam pembelajaran ini menambah ilumu pengetahuan siswa – siswi SD Al Kautsar, dan bermanfaat untuk kehidupan mereka kelak, lebih mencitai alam, lingkungan , hewan dan lebih peka terhadap ekosistem

Drumband SD Al Kautsar Membuka P-FOTS

Pasuruan Fashion on the Street “(P-FOTS)” adalah sebuah festival pagelaran busana tahunan yang diadakan di Kota Pasuruan setiap tahun atas prakarsa Pemerintah Kota Pasuruan. Event ini diadakan sejak tahun 2012, dan menjadi salah satu ajang bagi desainer Pasuruan mempromosikan hasil karyanya, serta untuk menjaring para model-model muda untuk meramaikan industri mode Indonesia.

Pada tanggal 8 Maret 2014 P-FOTS diadakan kembali, dengan bertemakan Pasuruan Pesona Festival PPF 2014 untuk menyemarakkan agenda istimewa yaitu Hari jadi Kota Pasuruan yang ke-328.

Dengan diiringi tabuhan bass drum dan snare drum, serta tiupan pianika dan trompet Drumband SD Al Kautsar membuka acara P-FOTS, berada di posisi terdepan dalam acara tersebut Drumband SD Al Kautsar berhasil memukau para penonton yang melihat acara tersebut.

Berikut foto ulasan dalam acara P-FOTS tersebut :

IMG_0545 copy

 Banner Drum Band “Mentari” SD Al Kautsar Pasuruan

drumband SD Al KautsarWalaupun berpanas – panas siswa – siswi SD Al Kautsar semangat memainkan alat musik mereka

IMG_0571 copy

 Patut diacungi jempol buat mereka sangat sigap sekali

IMG_0505 copyBarisan yang rapi yang di tunjukan oleh peserta Drumband dari SD Al Kautsar

Mayoret SD Al Kautsar

Gitapati dan Mayoret dari Drumband SD Al Kautsar  cantik cantik ya 😀

OutDor Study @Kampoeng Kidz Batu

Belajar di luar kelas(aktifitas keluar) memang dapat berupaya untuk terbentuknya pembelajaran yang dapat menghilangkan kejenuhan, kebosanan, dan persepsi belajar hanya di dalam kelas. Pembelajaran tidak harus selalu dilakukan di dalam kelas, tetapi juga bisa dilakukan di luar kelas, seperti di museum, labolaturium dan tempat umum dimana manusia bisa saling berinteraksi.

Pembelajaran di luar kelas ini memacu siswa untuk lebih aktif dan dapat berkomunikasi langsung dengan masyarakat sekitar sehingga nantinya dapat berkomunikasi di dunia kerjanya. Para siswa harus mampu melihat dan menganalisa sendiri keadaan kini. Siswa diajak untuk pandai menyampaikan sesuatu dalam bahasa yang formal dan dimengerti orang sekitar.

Pada tanggal 27 Pebruari 2014 siswa kelas 2 SD Al Kautsar mengadakan kegiatan pembelajaran di luar kelas di Kampoeng Kidz Batu. Start berangkat dari SD Al Kautsar pukul 07.00 WIB, dengan 4 rombongan bis sampai di Batu pada pukul 09.00 dan disambut meriah oleh Kakak-kakak dari Kampoeng Kidz Batu. Banyak sekali kegiatan yang diadakan oleh Kampoeng Kidz, mulai dari menanam bibit jagung disawah, memanen bawang pre, Out bond merakit TAMIYA juga diajarkan, yang pasti acara yang dibuat oleh Kampoeng Kidz sangat mendidik sekali.

Berikut foto kegiatan dalam acara pembelajaran diluar kelas tersebut :

IMG_9724 copy

Para siswi SD Al Kautsar bercocok tanam di lahan pertanian

IMG_9720 copy

Panas dan Kotor bukan jadi penghalam mereka untuk tetap semangat mengikuti instruksi dari kakak-kakak Kampoeng Kidz untuk bercocok tanam

memanenCeria sekali mereka dalam memanen bawang pre

IMG_9747 copyBerlomba dalam mendayung perahu getek

IMG_9770 copyFlyng Fox tak ragu untuk dihadapi 😀 semangat yang Nayla

IMG_9811 copy

Makan Siang Bareng – Bareng memang nikmat

IMG_9849 copy

siswa – siswi SD Al Kautsar berenang di lautan Indonesia tapi versi yang mini

Marching Band SD Al Kautsar Mengiringi Pembukaan TPA Roudhotul Jannah

Barang kali anda sudah tidak asing dengan TPA, ya TPA adalah taman pendidikan qur’an, yang dinamakan taman adalah suatu tempat yang indah, penuh dengan hal-hal yang menarik selanjutnya pendidikan adalah berarti pengajaran, memberikan transfer ilmu kepada santriwan-santriwati. Al-qur’an adalah suatu firman allah berupa kitab suci yang diturunkan kepada rasulullah shalallahu ‘alaihi was salam dan sebagai pedoman hidup untuk umat islam,sehingga dari sini seorang ustadz-ustadzah dituntut untuk bisa memberikan pengajaran dengan hikmah kepada santriwan-santriwati.

Pada tanggal 31 Januari 2014, Marching Band SD Al Kautsar mengikuti kirap dalam pembukaan TPA Roudhotul Jannah di Perumahan Graha Candi Permai Kota Pasuruan. Para pasukan marching band mengililingi perumhan tersebut dengan nada – nada merdu yang dimainkan dalam marching band tersebut. Tabuhan peralatan drum mulai Bass Drum, Snare, Cymbal, Marching Bell, Dan tiupan pianika dan terompet sangat apik dimainkan oleh siswa – siswi SD Al Kautsar. Tidak hanya itu Gita Pati juga sangat hebat memainkan tongkat mayoret.

 

Berikut foto foto dalam kegiatan tersebut :

_MG_0848 copy

 Foto Bersama para pemengang bendera

_MG_0851 copyPersiapan sebelum memulai kirap

_MG_0868 copyDengan sigap para pemain pianika siap memulai acara tersebut

_MG_0921 copyPara Pemain trompet juga tak kalah sigap dengan pemain pianika

_MG_0947 copyFoto Bersama dengan Gitapati Pak Khamim (Paling Kiri) dan Pak Yatno (Paling Kanan)

Rangkuman Kegiatan Outdoor Study @ Wonosari – Lawang

Belajar di luar ruangan kelas merupakan salah satu upaya terciptanya pembelajaran terhindar dari kejenuhan, kebosanan, dan persepsi belajar hanya di dalam kelas. Pembelajaran tak perlu melulu dilakukan di dalam kelas, tetapi bisa dilaksanakan di luar kelas, seperti di tempat-tempat terbuka tempat manusia bisa saling berinteraksi.

Metode mengajar di luar kelas merupakan upaya mengajak lebih dekat dengan sumber belajar yang sesungguhnya, yaitu alam dan masyarakat. Selain itu merupakan upaya mengarahkan para siswa untuk melakukan aktivitas yang bisa membawa mereka pada perubahan perilaku terhadap lingkungan sekitar.

Belajar-mengajar di luar kelas memiliki beberapa arti penting, diantaranya:

  1. Anak didik akan dapat beradaptasi dengan lingkungan, alam sekitar, serta dengan kehidupan masyarakat.
  2. Anak didik dapat mengetahui pentingnya keterampilan hidup dan pengalaman hidup di lingkungan dan alam sekitar.
  3. Anak didik dapat memiliki apresiasi terhadap lingkungan dan alam sekitar.

Secara umum, tujuan pendidikan yang ingin dicapai melalui aktivitas belajar di luar kelas atau di luar lingkungan sekolah ialah sebagai berikut:

    1. Mengembangkan bakat dan kreativitas mereka seluas-luasnya di alam terbuka.
    2. Memberikan konteks dalam proses pengenalan berkehidupan sosial dalam kenyataan dilapangan.
    3. Menunjang keterampilan dan ketertarikan anak didik.
    4. Menciptakan kesadaran dan pemahaman anak didik cara menghargai alam dan lingkungan.
    5. Mengenalkan berbagai kegiatan di luar kelas yang dapat membuat pembelajaran lebih kreatif.
    6. Memanfaatkan sumber-sumber yang berasal dari lingkungan dan komunitas sekitar untuk pendidikan.

SD Al Kautsar Kota Pasuruan Pada Selasa, 12 November 2013 mengadakana acara pembelajaran diluar kelas ke PTPN XII Wonosari (Kebun Teh) Lawang Kabupaten Malang. Siswa Kelas IV melakukan penelitian bagaimana proses untuk membuat teh.

Seluas 70 Ha Kebun Teh Wonosari cocok untuk dilakukan penelitian, Siswa kelas IV meneliti mulai dari cara memetik teh yang benar, proses pelayuan teh, hingga proses pengemasan. Banyak sekali produk yang di produksi oleh perusahaan milik negera ini, Mulai dari Teh Melati, Teh Aroma Vanila, Black Tea Premium, Teh Celup, bahkan perusahaan ini memproduksi Kopi Aribika. Semua Merk Bernama ROLAS (Dua Belas) sesuai nama perusahaannya PTPN XII.

Berikut adalah rangkuman foto – foto kegiatan selama di Kebun Teh Wonosari Lawang :

_MG_9801 copy

Briefing sejenak bersama Kepala SD Al Kautsar Pasuruan, Bapak Suyatno, S.Pd

_MG_9797 copy

 Bus yang digunakan untuk Out Door Study Ke Wonosari

_MG_9873 copy

 Di ruangan terbuka, Siswa – Siswi SD Al Kautsar Mendapatkan pengetahuan mulai dari sejarah berdirinya Kebun Teh Wonosari, Proses Pembuatan Teh, Hingga Hasil Produksi yang di eksport keluar Negeri, Seperti Belanda, Spanyol, Pakistan, dan sebagian Wilayah Timur Tengah.

_MG_9893 copy

Ibu Widiawati salah satu karyawati dari PTPN XII memberikan cara memetik pucuk teh yang benar.

_MG_9898 copy

Serius tapi santai, semua siswa menyimak apa yang disampaikan oleh tutor.

_MG_9914 copy

Didalam Pabrik Pembuatan Teh, Siswa-siswi SD Al Kuatsar sangat antusias untuk mengetahui proses pembuatan teh

afif

M. Afif Menghirup Aroma Teh Buatan PTPN XII

Suksesnya acara ini  didukung oleh banyak pihak, yaitu PTPN XII Wonosari Lawang, Paguyupan dan Walimurid Kelas 4 dan masih banyak lagi. Semoga dalam Outdoor Study ini banyak manfaat yang didapat oleh siswa – siswi SD Al Kautsar

Ekskul Fotografy : “Levitation”

Levitation (dari bahasa Latin “ringan” levitas) adalah proses dimana objek dihentikan oleh kekuatan fisik melawan gravitasi, dalam posisi stabil tanpa kontak fisik yang solid. Sejumlah teknik yang berbeda telah dikembangkan untuk melayang materi, termasuk metode levitasi aerodinamis, magnet, akustik, elektromagnetik, elektrostatik, film gas, dan optik. (wikipedia)
Levitasi photography adalah sebuah trik dalam dunia fotografi dimana fotografer dapat mendapatkan gambar dari seseorang dengan efek melayang. Di Indonesia mungkin belum banyak yang mengenal trik ini karena sosialisasi mungkin yang kurang.
Tetapi bagi seorang Natsumi Hayashi dalam sebuah Facebook-nya mungkin akan sedikit memberi inspirasi untuk fotografi jenis levitasi . Teknik dasarnya adalah dengan menyetel kamera DSLR dengan mode burst (continues shooting) dimana dalam mode ini sekali jepretan bisa menghasilkan beberapa gambar. Model dalam fotografi jenis ini harus melompat-lompat kemudian saat diambil dengan kamera kemudian gambar dari hasil jepretan dipilih yang paling baik. Model dalam sebuah teknik levitasi harus kelihatan rileks.

DSC_0325 copy
Model Rafi Foto by : Elang

DSC_0359 copy

Model Rafi dan Dysa Foto by Elang

Idul Adha di Lingkungan Masjid Al Kautsar

Kata Idul Adha artinya kembali kepada semangat berkurban. Idul Adha berupa kesadaran sejarah akan kehambaan yang dicapai Nabi Ibrahim A.S dan Nabi Ismail alaihimus salam. Karenanya di hari tersebut ibadah yang paling utama adalah menyembelih kurban sebagai bantuan terhadap orang-orang miskin. Dalam surah Ash Shaffat 100-111, Allah swt. menggambarkan kejujuran nabi Ibrahim dalam melaksanakan ibadah kurban. Indikatornya dua hal:

Pertama, al istijabah al fauriyah yakni kesigapannya dalam melaksanakan perintah Allah sampai pun harus menyembelih putra kesayangannya. Ini nampak ketika Nabi Ibrahim A.S langsung menemui putranya Ismail begitu mendapatkan perintah untuk
menyembelihnya. Di saat yang sama ia langsung menawarkan perintah tersebut kepadanya.

Allah berfirman:
“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai
anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!”

Dan ternyata al istijabah al fauriyah ini nampak juga pada diri Ismail ketika menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”

Kedua, shidqul istislam yakni kejujuran dalam melaksanakan perintah. Allah berfirman:
“Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya).”

Inilah pemandangan yang sangat menegangkan. Bayangkan seorang ayah dengan jujur sedang siap-siap melakukan penyembelihan. Tanpa sedikitpun ragu. Kata aslamaa yang artinya keduanya berserah diri menunjukkan makna bahwa penyerahan diri tersebut tidak hanya terjadi sepihak, melainkan kedua belah pihak baik dari Ibrahim maupun Ismail. Di sanalah
hakikat kehambaan benar-benar nampak. Bahwa sang hamba tidak ada pilihan kecuali patuh secara tulus kepada Tuhannya. Suatu teladan kehambaan yang harus ditiru setiap orang beriman yang berjuang menuju derajat kehambaan. Karenanya pada
ayat 100 setelah itu, Allah SWT menegaskan bahwa keduanya benar-benar hamba-Nya, Allah berfirman: “Sesungguhnya ia
termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.” Dari sini nampak bahwa untuk mencapai derajat kehambaan
sejati, tidak ada lain kecuali dengan membuktikan al
istijabah al fauriyyah dan shidqul istislam. Nabi Ibrahim dan nabi Ismail telah membuktikan kedua hal tersebut. Allah swt. yang Maha
Mengetahui telah merekamnya.

Kisah diatas adalah kisah singkat pengorbanan paling mulia dalah sejarah umat manusia

Alhamdulillah lingkungan Masjid  Al Kautsar (Masjid, TK, dan SD Al Kautsar) pada hari Selasa tanggal 15 Oktober 2013 menyembelih 4 ekor sapi, 35 ekor kambing dalam kegiata penyembelihan hewan qurban di hari raya haji atau Idul Adha

DSC07224

Daging dalam penyembelihan tersebut di distribusikan ke warga sekitar lingkungan masjid Al Kautsar, Panti Asuhan di wilayah kota dan kabupaten Pasuruan. Tukang becak antar jemput siswa, Guru dan Karyawan

DSC07225

Keluarga besar Masjid, TK dan SD Al Kautsar mengucapkan terimakasih kepada Bapak/Ibu yang telah mempercayakan penyembelihan hewan qurban kepada Keluarga besar Al Kautsar. Semoga Amal Ibadah Bapak/Ibu diterima oleh Allah SWT dan menjadi penolong di hari kiamat nanti, Amin




Galery Foto Wisuda Tahun Ajaran 2012 – 2013

Minggu tepat tanggal 9 Juni 2013 SD Al Kautsar mengadakan hajatan besar tiap tahunnya, yaitu Prosesi Wisuda Kelas 6. Ada hal yang berbeda tahun ini dengan tahun – tahun sebelumnya, jika biasanya wisuda dilaksanakan di halaman SD Al Kautsar berbeda dengan tahun ini yaitu prosesi Wisuda dilaksanakan di Gedung PG3I Kota Pasuruan. Pada tahun ini juga peserta yang diwisuda sejumlah 102 siswa siswi kelas 6 SD Al Kautsar.

Berikut foto ulasan dari kegiatan wisuda tersebut
IMG_8978

IMG_8983

Acara tersebut dibuka oleh Marching Band dari TK Al Kautsar


7902_519527241446612_908064457_nProsesi Kirap dari halaman Gedung P3GI menuju Ruang Gedung Utama

IMG_8985Gita dan Salsabila salah satu wisudawan dari kelas VIc

IMG_8995

Siswa disambut oleh Guru – Guru SD Al Kautsar

IMG_9003a

Bapak Suyatno, S.Pd beserta Wali Kelas 6 yang akan mewisuda semua siswa kelas 6

IMG_9070

 

Acara inti Prosesi Wisuda, M. Burhan Firdaus mendapat rangking 3 dengan nilai terbaik se-Kota Pasuruan

IMG_9153Sambutan Bapak Kepala SD Al Kautsar, Suyatno,SPd

IMG_9179aSambutan wali murid, Bapak Samsul wali murid dari Novita Rifanti S

IMG_9185Pemberian cenderamata oleh wali murid kelas 6 kepada seluruh Guru dan Karyawan SD Al Kautsar

IMG_9236a

Pembagian Penghargaan bagi 10 terbaik nilai Unas