Category: Berita

Firdaus VA, Menjadi Delegasi OSN Matematika Jatim

Prestasi membanggakan  kembali ditorehkan siswa SD Al Kutsar, Kali ini Muhammad Firdaus, siswa kelas VA berhasil meraih juara I Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika Tingkat Kota Pasuruan

Berkat prestasinya ini, Firdaus ditetapkan sebagai delegasi Kota Pasuruan dalam OSN Matematika tingkat Jawa Timur. Selain itu Firdaus juga mempunyai banyak prestasi yang patut diacungi jempol selalu 2 besar dalam try out yang diselenggarakan beberapa bimbel

Mulai hari senin 28 Maret 2014 Firdaus harus berjuang dalam OSN tingkat Jawa Timur di hotel Orchi Batu Malang, Selamat berjuang dan doa kami yang terbaik untukmu

Finlandia Memiliki Sistem Pendidikan Terbaik Di Dunia

Mengejutkan. Ternyata negara yang paling oke tata kelola pendidikannya bukanlah Amerika Serikat, Jepang atau Jerman. Akan tetapi, kiblat pendidikan dunia saat ini mengarah ke negara Finlandia.

Amerika Serikat sendiri berada jauh dibawah level Finlandia, tepatnya di urutan ke-17. Lalu, dimana daya tariknya sistem pendidikan di Finlandia dengan negara-negara lainnya khususnya Indonesia? Jawabannya adalah di kemandirian siswa dan gurunya.

Di Finlandia kemandirian dalam mengikuti proses belajar mengajar itu tidak hanya dinikmati oleh guru-gurunya yang begitu dihormati tetapi juga ditularkan kepada para pelajar melalui berbagai kesempatan-kesempatan penting.

Salah satunya dimana setiap pelajar diberi otonomi khusus untuk menentukan jadwal ujiannya untuk mata pelajaran yang menurutnya sudah dia kuasai.

Sistem inilah yang dipertahankan oleh Finlandia hingga akhirnya berhasil mengantarkan negara ini berada pada posisi puncak sebagai negara yang paling berhasil mengelola pendidikan nasionalnya.

Fantastiknya, dalam evaluasi belajar, angka ketidak lulusan secara nasional tidak pernah melebihi 2 persen pertahunnya. Finlandia juga tidak mengenal istilah ujian semester apalagi ujian nasional layaknya ditanah air.

Evaluasi belajar secara nasional dilakukan tanpa ada intervensi pemerintah sekali pun. Karena setiap sekolah bahkan guru berkuasa penuh untuk menyusun kurikulumnya sendiri.

Jadi jangan pernah berhayal bahwa guru-guru di Finlandia disibukkan untuk mengejar terget-target tertentu karena di negeri ini guru selalu menyesuaikan bahan ajarnya dengan kebutuhan setiap pelajar.

Jadi, di Finlandia siapa pun presidennya dan menteri pendidikannya tidak akan berpengaruh signifikan terhadap masa depan pendidikan. Karena fungsi pemerintah dalam memajukan sektor pendidikan adalah dukungan finansial dan legalitas.

Mau bagaimana caranya, maka gurulah yang berwewenang atas itu karena guru dipandang sebagai sosok yang paling mengerti mau dimana wajah pendidikan Finlandia dibawa dimasa yang akan datang.

Sistem ini telah berdampak positif kepada pola cara mengajar guru yang tidak terlalu dipusingkan oleh hiruk pikuknya politik nasional negaranya.

Keseriusan negara Finlandia menyokong keberhasilan pendidikan nasionalnya dibuktikan dengan diterapkannya kebijakan gratis sekolah 12 tahun. Kerenkan?

Guru-guru Finlandia adalah lulusan terbaik setiap perguruan tinggi dan mereka harus masuk dalam kelompok 10 besar lulusan terbaik. Jika tidak, jangan pernah bermimpi jadi guru di negeri ini.

Itulah sebabnya guru-guru di Finlandia betul-betul berdedikasi tinggi. Gajinya besar dong? Tidak. Guru-guru Finlandia justru digaji dengan gaji secukupnya bahkan bisa dikatakan kurang memadai.

Tetapi gurunya begitu menikmati profesinya hal ini karena mayoritas masyarakat Finlandia begitu menghormati dan menghargai profesi seorang guru.

Di Finlandia hanya ada guru-guru dengan kualitas terbaik dengan pelatihan terbaik pula. Profesi guru sendiri adalah profesi yang sangat dihargai, meski gaji mereka tidaklah fantastis. Lulusan sekolah menengah terbaik biasanya justru mendaftar untuk dapat masuk di sekolah-sekolah pendidikan, dan hanya 1 dari 7 pelamar yang bisa diterima. Persaingannya lebih ketat daripada masuk ke fakultas hukum atau kedokteran!

Jika negara-negara lain percaya bahwa ujian dan evaluasi bagi siswa merupakan bagian yang sangat penting bagi kualitas pendidikan, Finlandia justru percaya bahwa ujian dan testing itulah yang menghancurkan tujuan belajar siswa. Terlalu banyak testing membuat kita cenderung mengajarkan kepada siswa untuk semata lolos dari ujian, ungkap seorang guru di Finlandia.

Pada usia 18 th siswa mengambil ujian untuk mengetahui kualifikasi mereka di perguruan tinggi dan dua pertiga lulusan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Siswa diajar untuk mengevaluasi dirinya sendiri, bahkan sejak Pra-TK!
Ini membantu siswa belajar bertanggungjawab atas pekerjaan mereka sendiri, kata Sundstrom, kepala sekolah di SD Poikkilaakso, Finlandia.

Siswa didorong untuk bekerja secara independen dengan berusaha mencari sendiri informasi yang mereka butuhkan. Suasana sekolah sangat santai dan fleksibel. Adanya terlalu banyak komando hanya akan menghasilkan rasa tertekan, dan mengakibatkan suasana belajar menjadi tidak menyenangkan.

Kelompok siswa yang lambat mendapat dukungan intensif. Hal ini juga yang membuat Finlandia sukses.

Berdasarkan penemuan PISA, sekolah-sekolah di Finlandia sangat kecil perbedaan antara siswa yang berprestasi baik dan yang buruk dan merupakan yang terbaik menurut OECD. Remedial tidaklah dianggap sebagai tanda kegagalan tapi sebagai kesempatan untuk memperbaiki. Seorang guru yang bertugas menangani masalah belajar dan prilaku siswa membuat program individual bagi setiap siswa dengan penekanan tujuan-tujuan yang harus dicapai, umpamanya: Pertama, masuk kelas; kemudian datang tepat waktu; berikutnya, bawa buku, dlsb. Kalau mendapat PR siswa bahkan tidak perlu untuk menjawab dengan benar, yang penting mereka berusaha.

Para guru sangat menghindari kritik terhadap pekerjaan siswa mereka. Menurut mereka, jika kita mengatakan “Kamu salah” pada siswa, maka hal tersebut akan membuat siswa malu. Dan jika mereka malu maka ini akan menghambat mereka dalam belajar. Setiap siswa diperbolehkan melakukan kesalahan. Mereka hanya diminta membandingkan hasil mereka dengan nilai sebelumnya, dan tidak dengan siswa lainnya.

Setiap siswa diharapkan agar bangga terhadap dirinya masing-masing. Ranking hanya membuat guru memfokuskan diri pada segelintir siswa tertentu yang dianggap terbaik di kelasnya.

Ditanah air Indonesia, sebenarnya sistem pendidikan Finlandia telah terterapkan sejak tahun 1961 melalui wadah gerakan pramuka. Apa yang berlaku di Finlandia jelas-jelas merupakan sistem pendidikan yang berlalu di gerakan pramuka.

Dimana setiap kecakapan dan keterampilan dibidang tertentu yang dimiliki oleh setiap anggota pramuka, bila sudah merasa mampu bisa mengusulkan diri untuk di uji.

Disamping itu, setiap 32 orang anggota pramuka dibina oleh 3 orang pembina secara terus menerus. Akan tetapi sistem pendidikan kepanduan ditanah air ini tidak mendapat respon yang positif ditanah air.

Buktinya kendati berhasil melahirkan kader-kader bangsa yang mandiri, negara ternyata tidak berani mengalokasikan dana BOS yang ada pada setiap sekolah untuk sepersekian persen wajib dipergunakan untuk mengelola gerakan pramuka di gugus depan.

Pendidikan nasional kita yang masih sarat dengan kepentingan politik kepala daerah menjadikan potret pendidikan begitu semraut. Pelaksanaan UN yang jelas lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya selalu dipertahankan untuk alasan yang tidak jelas.

Bahkan ironisnya lagi, UN telah mengajarkan bangsa ini bagaimana berlaku curang dan menipu. Gilanya lagi peserta UN dikawal dan diamati setiap detik melalui layar CCTV.

Seperti teroriskan. Cara-cara gila ini begitu dibangga-banggakan oleh pemerintah bahkan institusi pendidikan sendiri. Padahal metode ini punya dampak physicologi bagi para pelajar dimana UN benar-benar menjadi beban berat.

Jadi jangan heran bila di Nias pada hari pertama UN ada siswa yang meninggal dunia begitu menerima lembar soal ujian.

Finlandia tidak pernah membebani muridnya untuk hal-hal yang kurang bermutu atau mengurangi ke-kreativitasan seorang anak setelah meninggalkan rumah sekolah.

Maka, tugas tugas (PR), les tambahan dan bimbingan ini dan itu nyaris tidak pernah ada di Finlandia. Bagaimana dengan tanah air? Tekanan yang begitu berat sangat terasa apalagi menjelang ujian nasional.

Setiap murid selalu diberi les tambahan yang berlebihan, pelajar di wajibkan mengikuti Tryout hampir tiap bulan dengan alasan untuk mengukur kemampuan siswa.

Dirumah disuguhi lagi dengan tugas-tugas berat bahkan ada lagi menu les tambahan yang ditawarkan padahal nuansa bisnisnya lebih terasa daripada urgensinya bagi peserta didik. Repot bukan?

Alhasil, pelajar tanah air lahir dan besar tanpa pernah mempergunakan otaknya untuk berkreativitas. Generasi muda pun besar penuh dengan tekanan. Jadi jangan heran, walaupun lulus UN 100 persen ternyata persentasi lulus SMPTN berbanding terbalik dengan kelulusan UN.

Inilah setidaknya potret pendidikan kita dewasa ini. Indonesia jatuh kepada tingkat kekhawatiran yang terlalu berlebihan. Alih-alih untuk mencerdaskan bangsa tetapi cara-cara yang dilakukan justru mengantarkan bangsa ini kelembah kehancuran.

Oleh karena itu kita perlu berbenah. Mengembalikan sistem pendidikan kezaman dahulu kala (seperti cerita orangtua kita) dimana setiap anak dan orangtua begitu menghormati guru perlu kita lakukan.

Guru harus diberi otoritas penuh untuk mengatur kurikulumnya sendiri. Setiap anak juga tidak dibebani dengan tugas ini dan itu. Bahkan birokrasi pendidikan kita yang berbelit-belit perlahan-lahan harus dikurangi.

Wajib belajar 12 tahun mutlak harus dilakukan tentunya dengan biaya gratis. Tidak hanya itu wajar 12 tahun itu harus dengan satu izajah saja yaitu izajah SMA.

Sedangkan untuk SD dan SMP tidak lagi mengeluarkan izajah mengingat tuntutan dunia kerja saat ini pun izajah dua jenjang pendidikan ini tidak begitu diperlukan.

Oleh karena itu, perpindahan dari tingkat SD ke SMP cukuplah dengan nilai rapor begitu juga dari SMP ke SMA.

Maka evaluasi belajar secara nasional hanya dilakukan dijenjang SMA ketika yang bersangkutan akan melanjut keperguruan tinggi atau merambah dunia kerja.

Menggratiskan pendidikan dinegara ini bukanlah hal yang mustahil. Bukankah 40 persen APBN kita mark-up dan 30 persennya dikorupsi.

Jadi andai pengelolaan keuangan negara kita ditata dengan baik maka tidak mustahil dimasa-masa yang akan datang biaya pendidikan kita yang saat ini ditampung 20 persen dalam APBN kedepannya akan meningkat menjadi 50 persen.

Bila sudah demikian, bukankah pendidikan kita sudah bisa digratiskan.

Sumber : Kaskus

Belajar Animasi yang Menyenangkan

mungkin Anda pernah melihat animasi stickman, ya animasi yang sederhana tapi sangat menarik ini dibuat dengan software salah satunya adalah Pivot. Animator Stickfigure Pivot adalah perangkat lunak yang unik, yang memungkinkan kita untuk membuat animasi gambar orang yang terdiri dari tongkat dengan mudah dan tanpa keterampilan artistik. kita dapat memindahkan bagian dari rangka pusat dan dengan mudah membuat animasi frame rantai yang dapat melihat pratinjau saat kita membuat frame baru. kita dapat menggunakan lebih dari satu -tokoh dalam animasi, dan bahkan membuat orang yang berbentuk tongkat kita sendiri menggunakan menggunakan editor visual yang memungkinkan kita merakit benda-benda keluar dari garis dan lingkaran. Selain itu, Anda dapat mengkonfigurasi ukuran animasi, kecepatan dan pilihan lainnya. Hasilnya dapat disimpan sebagai file GIF animasi. Menyenangkan dan mudah digunakan, fitur sangat baik. Software ini sangat cocok bagi kita yang ingin mendalami pembuatan kartun animasi, bagi pemula kita akan tahu bagaimana sebuah proses kartun animasi itu dibuat dan kita akan tahu bagaimana susah tapi juga menyenangkan membuat kartun animasi itu

Software ini sangat rinagan dan userinerfacenya cukup sederhana sehingga memudahkan kita dalam memakainya dan merancang animasi, dengan begitu kita tidak perlu pusing-pusing membuatanimasi cipataan kita sendiri.

tes

 

Untuk animasi sederhana dari animasi diatas itu karya Fadhil Kelas IVa, dalam pembelajaran TIK, Semoga di masa depan mereka ada salah satu dari siswa SD Al Kautsar yang menjadi animator untuk perfilman di Hollywood

SD Al Kautsar Mewakili Kota Pasuruan Dalam Olimpiade TIK Jatim

Animo para peserta baik guru ataupun siswa begitu besar untuk mengikuti Olimpiade TIK Pendidikan Tahun 2013, tercatat kurang lebih 400 peserta yang mengikuti Olimpiade TIK 2013 dari seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Olimpiade TIK Pendidikan merupakan ajang adu kemampuan pemanfaatan TIK bagi guru dan peserta didik dari jenjang SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA, dan SMK. Olimpiade TIK Pendidikan 2013 dilaksanakan oleh UPT Tekkomdik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan merupakan Olimpiade TIK Pendidikan pertama yang dilaksanakan di Jawa Timur bahkan di Indonesia. Olimpiade TIK Pendidikan ini dilaksanakan Sabtu, 23 November 2013 dan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Harun, M.Si, MM ditandai dengan pemukulan gong. Dalam sambutannya , Harun, mengatakan bahwa Olimpiade TIK Pendidikan merupakan ajang yang baru pertama kali digelar di Jawa Timur dan Nasional sehingga diharapkan nantinya OLimpiade TIK Pendidikan bisa menjadi ajang nasional seperti OSN, O2SN ataupun FLS2N. Adapun lomba pada Olimpiade TIK Pendidikan ini terbagi 2 yaitu lomba online terdiri dari lomba penulisan essai untuk siswa SMA/SMK/MA , Drama Sekolah untuk siswa SMP/MTs – SMA/MA/SMK dan pembuatan video pembelajaran untuk guru semua jenis dan jenjang pendidikan. Dan kategori lain adalah lomba on the spot (lomba di tempat langsung) terdiri dari, lomba Web/Blog untuk guru semua jenis dan jenjang pendidikan negeri/swasta, lomba editing video pembelajaran untuk siswa SMK jurusan Broadcast/Multimedia, lomba menggambar dengan menggunakan Ms. Paint untuk siswa SD/MI, lomba desain poster untuk siswaSMA/SMK/MA, lomba penyiar radio untuk siswa SMA/SMK/MA, dan lomba game edukasi untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA. Penyerahan hadiah dilakukan pada malam puncak acara Penganugerahan Olimpiade TIK Pendidikan2013 oleh Ka.UPT Tekkomdik.

Olimpiade TIK Jawa Timur copy

Foto bersama : dari kiri, Dynesa Darcania Daradisyah VB, Marjoko Zam Zam Guru TIK, Aqil Zulkaishi A VA,

Alhamdulillah SD Al Kautsar Pasuruan mengirimkan 2 siswanya dan 1 Guru TIK, Dynesa Darcania Daradisyah VB (Lomba Ms. Paint), Aqil Zulkaishi A VA (Lomba Game Education) dan Pak Marjoko Zam – Zam Guru TIK (Lomba Web/Blog Guru).

Milad Muhammadiyah 104 dan Menyambut Tahun Baru Hijriyah 1345

Senin tanggal 4 November 2013, SD Al Kautsar menjadi tuan rumah untuk memperingati Milad Muhammadiyah 104 dan menyambut Tahun baru hijriyah 1345 dengan acara Gerak Jalan Santai. Ini adalah acara puncak untuk memperingati Milad Muhammdiyah yang ke 104, acara ini diikuti oleh semua sekolah yang berada didalam naungan Muhammadiyah antara lain, SMK Mutu Pasuruan, SMA Mutu Pasuruan, SMP Mutu Pasuruan, SD Mutu Pasuruan, dan SD Al Kautsar Kota Pasuruan. Tidak hanya itu yang Pimpinan Daerah Muhammdiyah pun mengikuti acara tersebut.

Kurang lebih 2000 perserta yang hadir dalam acara tersebut. Banyak hadiah yang dibagikan ke peserta gerak jalan santai tersebut, dengan hadiah utama yaitu 3 Sepeda Gunung dan puluhan doorprize menarik lainnya.

Rute yang ditempuh yaitu Mulai Jalan Ir. H. Djuada ke arah Jl. Veteran kemudian berbelok ke Jalan Pahlawan dilanjutkan berbelok ke arah sepanjang Jl. Sunan Ampel sampai ujung jalan kemudian dilanjutkan kembali menuju Jalan Patimura dan Berbelok kekanan menuju Jalan Trunojoyo Sampai ujung yaitu SD Al Kautsar Pasuruan

Berikut foto-foto rangkuman kegiatan Gerak Jalan Santai Milad Muhammdiyah 104 dan Menyambut tahun baru Hijriyah 1345

IMG_9604 copy

Halaman yang luas yang bisa menampung banyak peserta

IMG_9636 copy

Lepas Balon PDM Kota Pasuruan beserta Kepala SD Al Kautsar

IMG_9638 copy

Bapak Ketua PDM Kota Pasuruan, Kholil Asy’ari, S.Pd, M.Pd. membuka start gerak Jalan santai

IMG_9610
Pengurus PDM juga memeriahkan acara tersebut

IMG_9611 copy

Hadiah utama

Semoga di tahun baru hijriyah ini kita menjadi manusia yang berhijrah kearah yang lebih baik dan Muhammdiyah tetaplah menjadi sang surya yang menyinari dunia

Idul Adha di Lingkungan Masjid Al Kautsar

Kata Idul Adha artinya kembali kepada semangat berkurban. Idul Adha berupa kesadaran sejarah akan kehambaan yang dicapai Nabi Ibrahim A.S dan Nabi Ismail alaihimus salam. Karenanya di hari tersebut ibadah yang paling utama adalah menyembelih kurban sebagai bantuan terhadap orang-orang miskin. Dalam surah Ash Shaffat 100-111, Allah swt. menggambarkan kejujuran nabi Ibrahim dalam melaksanakan ibadah kurban. Indikatornya dua hal:

Pertama, al istijabah al fauriyah yakni kesigapannya dalam melaksanakan perintah Allah sampai pun harus menyembelih putra kesayangannya. Ini nampak ketika Nabi Ibrahim A.S langsung menemui putranya Ismail begitu mendapatkan perintah untuk
menyembelihnya. Di saat yang sama ia langsung menawarkan perintah tersebut kepadanya.

Allah berfirman:
“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai
anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!”

Dan ternyata al istijabah al fauriyah ini nampak juga pada diri Ismail ketika menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”

Kedua, shidqul istislam yakni kejujuran dalam melaksanakan perintah. Allah berfirman:
“Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya).”

Inilah pemandangan yang sangat menegangkan. Bayangkan seorang ayah dengan jujur sedang siap-siap melakukan penyembelihan. Tanpa sedikitpun ragu. Kata aslamaa yang artinya keduanya berserah diri menunjukkan makna bahwa penyerahan diri tersebut tidak hanya terjadi sepihak, melainkan kedua belah pihak baik dari Ibrahim maupun Ismail. Di sanalah
hakikat kehambaan benar-benar nampak. Bahwa sang hamba tidak ada pilihan kecuali patuh secara tulus kepada Tuhannya. Suatu teladan kehambaan yang harus ditiru setiap orang beriman yang berjuang menuju derajat kehambaan. Karenanya pada
ayat 100 setelah itu, Allah SWT menegaskan bahwa keduanya benar-benar hamba-Nya, Allah berfirman: “Sesungguhnya ia
termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.” Dari sini nampak bahwa untuk mencapai derajat kehambaan
sejati, tidak ada lain kecuali dengan membuktikan al
istijabah al fauriyyah dan shidqul istislam. Nabi Ibrahim dan nabi Ismail telah membuktikan kedua hal tersebut. Allah swt. yang Maha
Mengetahui telah merekamnya.

Kisah diatas adalah kisah singkat pengorbanan paling mulia dalah sejarah umat manusia

Alhamdulillah lingkungan Masjid  Al Kautsar (Masjid, TK, dan SD Al Kautsar) pada hari Selasa tanggal 15 Oktober 2013 menyembelih 4 ekor sapi, 35 ekor kambing dalam kegiata penyembelihan hewan qurban di hari raya haji atau Idul Adha

DSC07224

Daging dalam penyembelihan tersebut di distribusikan ke warga sekitar lingkungan masjid Al Kautsar, Panti Asuhan di wilayah kota dan kabupaten Pasuruan. Tukang becak antar jemput siswa, Guru dan Karyawan

DSC07225

Keluarga besar Masjid, TK dan SD Al Kautsar mengucapkan terimakasih kepada Bapak/Ibu yang telah mempercayakan penyembelihan hewan qurban kepada Keluarga besar Al Kautsar. Semoga Amal Ibadah Bapak/Ibu diterima oleh Allah SWT dan menjadi penolong di hari kiamat nanti, Amin




Launching SMS Gateway SD Al Kautsar Pasuruan

SMS Gateway adalah teknologi mengirim, menerima dan bahkan mengolah sms melalui komputer dan sistem komputerisasi (software). Seperti kita ketahui, pada jaman sekarang, hampir semua individu telah memiliki telepon selular (handphone), bahkan ada individu yang memiliki lebih dari 1 handphone. SMS merupakan salah satu fitur pada handphone yang pasti digunakan oleh pengguna (user), baik untuk mengirim, maupun untuk menerima sms dapat dibaca kapan saja.

SD Al Kautsar Pasuruan mulai senin kemarin (1 Oktober 2013) me-launching SMS gateway dengan nomor IM3 085749500014, dalam hari hari kedepan wali murid SD Al Kautsar akan mendapatkan SMS dari nomor tersebut, yang berisi informasi harian dari SD Al Kautsar. Nomor IM3 tersebut hanya bisa mengirim sms dan tidak bisa buat menerima tepon

Mohon hati – hati dalam segala tindak penipuan yang mengatasnamakan SD Al Kautsar Pasuruan, Terimakasih


Sejuk, Rindang, Ada Hotspotnya Lagi

Suasana yang sejuk dan rindang pada gambar di bawah ini yaitu halaman SD Al Kautsar. Banyak tanaman yang menghiasi halaman SD Al Kautsar tersebut, tanaman tidak hanya untuk menghiasi halaman saja tapi untuk memperteduh halaman tersebut. Tanaman tersebut memperteduh dari terik dan sengatan matahari. Memang jika melihat sekilas tentang Kota Pasuruan menurut letak geografisnya Kota Pasuruan memiliki udara yang panas ini di karenakan Kota Pasuruan tidak jauh dari bibir Pantai Utara.

rindang

SD Al Kautsar sengaja memperteduh suasana halaman SD Al Kautsar, agar para siswa nyaman dalam proses belajar mengajar di SD Al Kautsar. Selain itu di sisi lain terdapat meja  dan  kursi yang di buat permanen yang di buat untuk makan siang di halaman SD Al Kautsar seperti gambar di bawah

CIMG3764

minum

Beberapa siswa SD Al Kautsar Makan Siang di halaman SD Al Kautsar

Selain itu halaman SD Al Kautsar ini di lengkapi dengan fasilitas hotspot, beberapa siswa memanfaatkan fasilitas hotspot ini untuk mencari beberapa informasi mengenai pelajaran di kelas.


Lebih Banyak Pilihan Ekskul

Ekstrakurikuler (disingkat ekskul red) adalah kegiatan yang dilakukan siswa sekolah atau universitas, di luar jam belajar kurikulum standar. Kegiatan-kegiatan ini ada pada setiap jenjang pendidikan dari sekolah dasarsampai universitas. Kegiatan ekstrakurikuler ditujukan agar siswa dapat mengembangkan kepribadian, bakat, dan kemampuannya di berbagai bidang di luar bidang akademik. Kegiatan ini diadakan secara swadaya dari pihak sekolah maupun siswa-siswi itu sendiri untuk merintis kegiatan di luar jam pelajaran sekolah.

Ada banyak sekali manfaat dari ekskul ini antara lain :

  • Berpartisipasi dalam kegiatan lain setelah sekolah dapat membantu anak menentukan prioritas dan membagi waktu antara pekerjaan rumah, tugas sekolah, dan kegiatan lain di luar rumah.
  • Jika anak menyukai kegiatan ekstrakurikuler tertentu, misalnya basket, mereka pastinya menyadari bahwa memerlukan komitmen dan kedisiplinan yang kuat untuk menguasainya. Disini mereka akan belajar untuk menentukan tujuan dan lebih disiplin.
  • Sikap keingin-tahuan anak terhadap hal-hal baru akan mendorong mereka untuk lebih bereksplorasi, mencoba tantangan baru, mendapat teman baru, dan membangun kepercayaan diri.
  • Diluar kelas biasanya anak akan lebih mudah mengekspresikan sisi emosionalnya. Hal ini akan memberikan kesenangan dari diri si anak yang akan dapat menyeimbangkan otak kiri dan otak kanannya.
  • Berhubungan dengan orang-orang dalam satu klub ekstrakurikuler akan membantu nak mengasah keterampilan kepemimpinan, inisiatif, dan perencanaan.
  • Jenny Edmonds di Murdoch University School of Psychology mengatakan kegiatan ekstrakurikuler penting untuk sosialisasi. “Anak-anak belajar untuk menguasasi keterampilan formal seperti berhubungan dengan temannya, bermain baik secara individu maupun kerjasama tim. Ini tentunya akan membantu anak menghadapi kehidupan dan menyesuaikan dalam kehidupan orang dewasa nantinya.
  • Ikut ambil bagian dalam komunitas dapat meningkatkan harga diri anak, kebahagiaan dan mengajarkan anak akan nilai-nilai yang ada dalam komunitas tersebut. Ini penting bagi kesiapan anak pada saat terjun dalam kehidupan bermasyarakat nanti.

Dalam kegiatan ekstrakurikuler  ini untuk meningkatkan bakat – bakat siswa – siswi ,SD Al Kautsar memberikan banyak pilihan dalam mengikuti ekskul, pilihan ekskul tersebut adalah :

1. Pramuka (III, IV, V)

2.Seni Tari (I, II ,III)

3.Piano dan Orgen (III, IV, V, VI)

4. Qiroat (III ,IV ,V ,VI)

5. Pidato (III, IV, V, VI)

6. Tapak Suci (Semua Kelas)

7. Al Banjari (III, IV, V, VI)

8. Fotografi (IV, V, VI)

9. MarchingBand (IV, V)

10. Sepak Bola (Semua Kelas)

11. Robotic (Semua Kelas)

Selamat memilih ekskul favorit kalian


Pondok Ramadhan 1434 Hijriyah di SD Al Kautsar

Ramadhan adalah bulan paling mulia diantara 12 bulan dalam kalender hijriyah islam, pasalnya bulan Ramadhan terdapat banyak keistimewaan yaitu pada bulan Ramadhan ini wahyu pertama umat islam diturunkan, ada malam laitul qadar yaitu malam 1000 bulan, ada juga sholat malam yang hanya dilakukan pada bulan Ramadhan saja yaitu Sholat Terawih. dan juga pada bulan ini di wajibkan kaum muslim untuk menunaikan rukun iman ke 4 yaitu puasa di bulan Ramadhan.

Pada bulan yang penuh kemulian ini SD Al Kautsar melaksanakan Pondok Ramadhan yang dilaksanakan selama 6 hari, yang menarik tidak hanya guru – guru SD Al Kautsar saja yang menjadi pemateri namun ada juga yang menjadi pemateri lain yaitu siswa dari Pondok Gontor. Sebelum bulan memasuki bulan Ramadhan santriwati dari Pondok Ramadhan juga bersilaturahmi mengunjungi SD Al Kautsar.

Berikut foto-foto dari kegiatan Pondok Ramadhan bersama Santri dari Pondok Gontor

CIMG1127

Sebelum melaksanakan acara Pondok Ramadhan siswa – siswi membaca Al – Qur’an dan Asmaul Husna

CIMG1120

Fadhil Membaca Asmaul Husna

CIMG1132

Salah satu pemateri dari Pondok Gontor memberikan tausiah kepada siswa SD Al Kautsar